HTML

baru

Rabu, 30 September 2015

Mahasiswa Sebagai Pahlawan Devisa

Mahasiswa adalah batu loncatan dari bangku sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, jadi pemikiranya harus jauh lebih dewasa, lebih serius dalam belajar, dan lebih berwawasan luas, dalam mengahadapi masalah-masalah yang di tempuh di dunia perguruan tinggi. mahasiswa juga harus punya jiwa bisnis yang berbasis teknologi, dalam arti memeulai bisnis yang sederhana duluan, contoh kecil menjual sepatu lewat BBM, itu juga termasuk berbisnis menggunakan teknologi infrmasi masa kini. Fenomena pengangguran yang terjadi di Negara kita merupakan masalah utama yang dihadapi oleh pemerintah. Terhitung banyak jumlah pengangguran yang terus meningkat tiap harinya. Kondisi tersebut disebabkan karena sedikitnya lapangan pekerjaan yang ada saat ini. Tingginya tingkat pengangguran menerminkan bahwa suatu bangsa belum mencapai kesejahteraannya. Lalu bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut? Kegiatan kewirausahaan menjadi penopang untuk mengurangi tingkat pengangguran yang terjadi. Namun sangat disayangkan, unia kewirausahaan di Indonesia sangat tertinggal dengan Negara-negara lain. Mengapa demikian? Karena dunia kewirausahaan di Indonesia lebih mengandalkan otot daripada otak. Kerja keras dibandingkan dengan kerja cerdas.

Dewasa ini kerap kali kita lihat bahwa setiap orang lebih cenderung untuk mencari pekerjaan daripada menciptakan lapangan pekerjaan. Sebagai contoh, fakta yang terjadi banyak sekali lulusan sarjana yang mengikuti tes masuk pegawai negeri sipil. Mereka masih menganggap bahwa menjadi seorang pegawai merupakan langkah utama yang paling tepat untuk mencapai kesejahteraan hidupnya. Membludaknya mahasiswa yang mengikuti tes tersebut bukan merupakan suatu keberhasilan, melainkan masih rendahnya minat mahasiswa untuk berwirausaha. Itulah sebabnya mengapa kegiatan kewirausahaan di Negara kita dikatakan tertinggal dengan Negara lain. Oleh karena itu, perlu adanya pembenahan pola pikir. Baik dikalangan pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu, masyarakat khususnya kalangan mahasiswa yang memiliki bekal ilmu dan kreatifitas yang diperoleh di dunia pekuliahaan sebaiknya memiliki mental berwirausaha dibanding menggantungkan hidup dengan mencari pekerjaan bersama dengan pengangguran lain yang mencari pekerjaan pula. 

Praktisi atau pelaku bisnis mungkin bisa didayagunakan sebagai salah satu narasumber,tapi belum tentu tepat untuk menjadi dosen (pengampu) matakuliah itu. Sebab, mendidik mahasiswa agar memiliki jiwa entrepreneurship bukanlah sesuatu yang gampang. Diperlukan dosen yang memiliki kemampuan memotivasi orang lain selain juga berjiwa entrepreneurship.

Karena itu, dosen seharusnya memiliki penguasaan praktis tentang psikologi, komu-nikasi/presentasi efektif, dan manajemen bisnis, sekaligus sebagai inspirator bagi mahasiswa untuk mengubah paradigma yang erat melekat dalam diri mahasiswa kita saat ini, yakni mencari pekerjaan (job seeker).

Tentu, dalam berwirausaha modal uang tidak selamanya mutlak dibutuhkan. Berbagai kiat dapat dipelajari dan ditiru dari para pengusaha sukses. Tidak memiliki produk atau barang sendiri bukan berarti kita tidak bisa berwirausaha, karena bisa menjualkan barang orang lain, yaitu berbisnis dengan menggunakan produk (barang) orang lain.

Memang, barang yang sudah berada di tangan tidak harus kita sendiri yang menjualnya. Kita bisa melibatkan orang lain, khususnya mereka yang mempunyai jaringan penjualan luas. Berbagai outlet penjualan produk konsumtif biasa menerima barang-barang dari luar outlet dengan sistem bagi hasil, titip jual atau konsinyasi.

Bahkan bukan tidak mungkin jika barangnya memang benar-benar dicari konsumen, maka toko atau outlet akanmembeli barang yang ditawarkan itu secara tunai Apabila produk yang dijual berkualitas baik dengan harga kompetitif, orang akan membeli. Kian banyak barang kita dijualkan orang lain, akan makin besar total penjualan. Jadi kita tidak mesti menjual barang dagangan sendiri tetapi bisa memanfaatkan tenaga atau outlet orang lain.

Bagaimana jika kita tidak memiliki uang untuk berbisnis tetapi mempunyai ide produk, jaringan penjualan dan atau pasar yang tersedia? Asalkan kita berani dan yakin serta dapat dipercaya, tentu tidak sulit menggandeng pemilik modal yang bersedia menggelontorkan dananya kepada kita. Inilah yang disebut dengan berbisnis dengan modal dari orang lain termasuk dari perbankan.

Di kalangan perguruan tinggi dewasa ini tersedia alokasi anggaran melalui program kewirausahaan mahasiswa (PKM). Kerja sama antara pemerintah dan universitas atas bisnis yang dirintis mahasiswa diwujudkan dalam bentuk ketersediaan dana. Sebagaimana pemerintah juga menyiapkan bantuan modal bagi para UMKM melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Setelah program ini terealisasi diperlukan langkah selanjutnya, yakni kepeduliaan pemangku kepentingan seperti pemerintah, perbankan, KADIN dan pihak terkait untuk menumbuhkembangkan usaha-usaha UKM mahasiswa menjadi lebih berkembang dan dikelola secara profesional.

Jumat, 25 September 2015

Inovasi Produk dan Entrepreneurship Teknologi Informasi

Thomas Alfa Edison mengembangkan bahwa inovasi itu terdiri 1% inspirasi dan 99% keringat. Untuk mencapai keberhasilannya maka ia harus bekerja keras siang dan malam sehingga menemukan lampu. jika kita berkaca dari Thomas Alfa Edison, maka inspirasilah yang akan membawa kita ke duna yang kita cita-citakan. dalam halnya masuk ke dunia sistem informasi yang dimana selalu membawa dan memperkenalkan kita tentang inspirasi baru setiap saat, bisa di bilang untuk saat ini sistem informasilah yang menjadi nyawa untuk kemajuan dalam suatu negara, sebab tampa sistem informasi komunikasi antara penduduk suatu negara tidak bisa beraktivitas secara sempurna begitu juga antara dari satu negara ke negara yang lain di dunia ini. untuk itu pengembangan atas sistem informasi sangat di butuhkan demi memajukan lagi negara yang masi tertinggal bisa bersaing dengan negara yang suda maju, jika hal ini bisa sampai terjadi maka semua penduduk di Negara ini tidak lagi ketinggal dalam hal perkembangan dan keadaan yang terjadi di Negara sendiri maupun di Dunia.

Jumat, 11 April 2014

Cara mengedit film Animasi 3D dari BLENDER, menggunakan Aplikasi Adobe Premiere


Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan editing:

      Pertama-tama buka dulu aplikasi Adobe Premiere yang sudah di Instal, setelah anda membukanya maka tampilan awalnya akan seperti gambar berikut ini:




1      Setelah itu anda pilih atau klik New Projeck, dan setelah anda klik New Projeck maka  tampilan yang akan muncul seperti berikut ini:





     Setelah itu, anda harus memilh tempat penyimpanan, untuk menyimpan hasil editing yang anda buat, biar tidak susah untuk mencari tempat penyimpananya. Cara memilih tempat penyimpanan yaitu dengan anda klik Browse dan pilih folder yang di inginkan. Kamudian itu anda harus memilih DV-PAL kemudian Pilih Standart 48kHz ini intuk format videonya,  setelah itu berinama Video yang mau di edit kemudian  klik Ok. Stelah anda Klik Ok, maka tampilan yang akan muncul seperti berikut ini:





1   Gambar di atas jendela Adobe Premiere untuk kita mengerjakan editing.  Sebelum anda melakukan pengeditan siapkan dulu video atau image yang  mau di edit, yang di simpan di dalam computer anda. 
Selanjutnya yaitu kita memasukan video atau image yang mau anda edit, yaitu dengan cara klik kanan pada menu name kemudian pilih import, lebih jelasnya anda lihat pada gambar berikut ini:





     Setelah anda klik import maka anda harus memilih video atau image yang mau anda edit, disini saya mau mengedit image, jadi yang saya pilih yaiitu image. Yang lebih jelas lihat gambar di bawah ini:



Klik open dan pilih video atau image yang mau di edit. Karena saya di sini mau mengdit image maka yang saya pilih hanya satu image saya pilih kemudian saya cek klik Numbered stills, maka secara otomatis image yang saya pilih semuanya sudah terimport. Karena Adobe Premiere mengimport sesuai urutan image yang ada di dalam satu folder. Seperti gambar di bawah ini.



     Setelah itu klik open, maka secara otomatis file image yang saya pilih tadi semuanya sudah terimport ke dalam lembaran kerja Adobe Premiere. Lihat gambar di bawah ini.



     Selajutnya yaitu klik file yang barusan saya import klik tarik ke menu Timelini di dalam menu ini kita bisa menggabungkan video, audio  atau image yang terpisah-pisah menjadi satu, dan bisa juga kita potong yang menurut kita tidak di perlukan. Lihat gambar di bawah ini



     Setlah sampai di sini kita suda bisa melihat hasil video yang barusan kita edit. Yaitu dengan cara pilih menu Program seguense kemudian klik play. Lihat gambar berikut.

 

Dari video yang kita lihat tadi dan menurut anda ada yang tidak di perulakan dan harus di potong   maka cara potongnya yaitu pilih dan klik razor tols yang ada di pojok kanan paling bawah dan pilih video yang mau di potong stelah itu pilih yang mau d hapus tekan tombol delete. Lihat gambar di bawah ini

Untuk menambahkan lagu atau suara ke dalam vedio cara tak beda jauh dengan yang di atas yaitu   klik kanan pada menu name kemudian pilih import selanjutnya cari dan pilih file audio yang di simpan, klik Open , lebih jelasnya anda lihat pada gambar berikut ini

setelah di klik open maka file audio yang kita import akan muncul di bawah file vedio yang pertama   tadi, lihat gambar di bawah ini.


Selanjutnya yaitu klik file audio dan tarik dan pindahkan pada file audio seperti  yang pertama tadi, setelah itu akan muncul file audio dan vedio yang saking berurutan seperti gambar di bawah ini.


Dari sini kita sudah bisa melihat dan mendengarkan hasil editing kita yang baru kita buat, yaitu dengan cara klik Play, jika file audionya terlalu panjang kita dapat memtongnya caranya sama  seperti  yang di atas. Dan file audio , video atau image itu bisa di tambahkan lebih banyka lagi sesuai kebutuhan anda. Dan jangan lupa dalam melakukan editing sering kali menekan tombol enter, biyar file yang baru anda edit bisa rendering atau  tersimpan. Jika anda enter jendela yang akan muncul seperti gambar berikut ini.


     Langka selanjutnya yaitu membuat kaver atau kata-kata yang sering pada film-film yang sering kita lihat sehari-hari seperti mempersembahkan, The End, produksi, dll. Itu dengan cara tekan F9 pada tombol keyboard, kemudian namakan jendela new title  yang akan muncul, klik Ok, setelah kilk ok akan jendela Titler  lihat pada gambar berikut ini.


Setelah itu ketik aja yang anda mau, lihat gambar berikut.

Silahkan anda pilih ukuran huruf, jenis huruf dan warna di menu sebelah kanan. Jika anda mau tulisanya brgerak dari bawah keatas maka caranya pilih dan klik roll/crawel pada sudut kiri atas, cek klik roll, cek klik lagi Start off Screen dan End Off Screen kemudian Klok Ok. Setelah itu sudah bisa di Close jendela Titler. Lebih jelas lihat gambar berikut

Setelah pilih dan klik kaver yang brusan di buat dan tarik sama seprti  video yang sebelumnya , jika sudah video yang di buat suda bisa kita lihat hasilnya dengan cara klik play.


Untuk kaver belakangnya  cara membuatnya sama dengan kaver depanya. Jika suda selesai langkah terakhir yaitu render file yang baru di buat menjadi sebuah video atau film, caranya yaitu klik file  Export kemudian pilih dan klik Movie. Lihat pada gambar berikut.


Ketika di klik Movie maka akan tampil  jendela Export movie, silahkan namakan nama file kemudian klik save setelah itu proses    render Video akan berjalan seperti gambar berikut.


Jika proses rendering sudah selesai maka akan muncul tampilan seprti gambar di bawah ini, dan silahkan cari file video yang baru di buat pada Folder penyimpanan yang telah di tetapkan tadi.



Sekian semoga bermanfaat.
By_ A K :* S N A